Contoh Analisis - -->

Contoh Analisis

Contoh Analisis – Analisis berdasarkan ilmu sosial memahami dan menjelaskan proses untuk suatu masalah dan berbagai hal yang dikandungnya. Sedangkan sains adalah pemahaman dan definisi kegiatan yang benar yang dilakukan untuk menganalisis zat dalam konstituennya. Dalam kimia, analisis digunakan untuk menentukan komposisi suatu zat atau zat. Contoh bidang teknologi pangan paling populer dari analisis aktivitas.
Pengertian

Dalam linguistik, analisis adalah studi tentang bahasa untuk memeriksa struktur bahasa secara rinci. Selama kegiatan laboratorium, analisis atau analisis ini juga dapat berarti kegiatan yang dilakukan di laboratorium untuk memeriksa zat-zat dalam sampel. Namun, perkembangannya berfokus pada penggunaan analisis kata atau analisis akademis, terutama di kalangan ahli bahasa. Penggunaannya harus analisis. Ini karena analisis kata adalah kata pinjaman dari bahasa asing (Inggris).

Definisi Analisis Oleh Para Ahli


Contoh Analisis



Menurut Pendapat Sriwardi

Analisis adalah kegiatan yang melibatkan pemilahan, pemilahan, pembedaan hal-hal untuk diklasifikasikan dan dikelompokkan berdasarkan kriteria tertentu, dan kemudian mencari makna dan relevansinya.

Menurut Pendapat Komarudin

Analisis adalah kegiatan berpikir untuk memecah keseluruhan menjadi komponen sehingga mereka dapat mengenali tanda-tanda komponen, hubungan di antara mereka sendiri dan fungsi masing-masing secara keseluruhan yang terintegrasi.

Menurut Pendapat Dwi Prastowo Darminto

Analisis diinterpretasikan sebagai pengelompokan suatu topik sesuai dengan bagian yang berbeda dan sebagai ulasan dari bagian itu sendiri dan hubungan antara bagian untuk mendapatkan pemahaman yang memadai dan pemahaman tentang makna keseluruhan.

Menurut Pendapat Buku Kamus

Tujuan dari analisis ini adalah untuk menilai keadaan ayat-ayat dalam kaitannya dengan akuntansi dan kemungkinan alasan untuk perbedaan yang mungkin terjadi.

Menurut Pendapat Anne Gregory

Analisis adalah langkah pertama dalam proses perencanaan.

Menurut Pendapat Syahrul

Analisis berarti mengevaluasi syarat-syarat elemen atau ayat dalam kaitannya dengan akuntansi dan kemungkinan alasan untuk perbedaan yang mungkin terjadi.

Menurut Pendapat Liker

Analisis adalah waktu untuk mengumpulkan bukti dan menemukan akar penyebab suatu masalah, yaitu akarnya.

Menurut Pendapat Hnaif Al Fatah

Analisis adalah fase pertama dalam pengembangan fase fundamental yang menentukan kualitas sistem informasi yang dikembangkan.

Menurut Pendapat Umar

Analisis adalah proses serangkaian fase kerja sebelum penelitian didokumentasikan oleh fase penulisan laporan.

Menurut Pendapat Minto Rahayu

Analisis adalah salah satu cara membagi topik menjadi beberapa komponen. itu berarti melepaskan, melepaskan, menggambarkan sesuatu yang terhubung.

Menurut Pendapat Robert

Analisis adalah “pembacaan” dari teks yang menempatkan karakter yang menempatkan karakter dalam interaksi dinamis dan pesan yang disampaikan.

Menurut Pendapat Ibu Rifka

Analisis adalah penjabaran dari topik bagian dan studi itu sendiri, serta hubungan antara bagian-bagian, untuk mendapatkan pemahaman yang memadai dan pemahaman makna keseluruhan.

Menurut Pendapat Nizar

Analisis adalah penilaian kondisi ayat sehubungan dengan akuntansi dan alasan terjadinya perbedaan.

Contoh Analisis

Mari kita simak beberapa contoh dari analisis dibawah ini :

1. Analisis Kebutuhan

Secara keseluruhan, konsep pecahan merupakan topik yang lebih sulit dibandingkan dengan bilangan bulat (Mark, 1988). Karena dalam pembicaraan konsep pecahan sangat memungkinkan untuk membahas miskonsepsi pada diri siswa. Selain materi pecahan yang memang sulit, anak dalam tataran sekolah selalu memiliki keingian-keinginan untuk bermain, karena hal itu sudah merupakan bagian dari yang berhasil.
Dapat kita melihat dalam kehidupan sehari-hari sulit gembiranya saat anak-anak menonton film kartun dan membaca komik. Untuk itu perlu dipikirkan sistem pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai untuk siswa.
Hal ini sesuai dengan yang diungkapkan oleh Risman (2003) untuk menyelenggarakan pendidikan yang menyenangkan bagi anak-anak sehingga anak-anak dapat berprestasi ada tiga C yang harus dipertimbangkan, yaitu anak-anak (anak), konten (materi), dan konteks (perubahan).
Risman menjelaskan lebih lanjut tentang materi yang sesuai dan materi yang sesuai tidak akan memiliki efek positif jika tidak disampaikan pada konteks yang sesuai.
Berdasarkan uraian latar belakang atas, perlu kiranya suatu tindakan guru untuk mencari dan menerapkan suatu model pembelajaran alternatif yang mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika.

2. Analisis Kredit

Analisis Kredit merupakan salah satu proses sistem catatan dalam hal keuangan, yang isinya terdiri dari pembagian dan ringkasan suatu dana hasil dari produksi, peroses penjualan bahan peroduk ini menggunakan suatu cara tertentu .
Evaluasi atau analisis pinjaman merupakan suatu sistem operasi yang akan menganalisis dan mengevaluasi sebuah file data, serta menyertai berbagai aspek pendukung yang disajikan oleh pemohon suatu pinjaman, sebagai mana dasar untuk mempertimbangkan keputusan adakah permohonan pinjaman tersebut akan ditolak atau diterima.
Analisis kredit ini adalah suatu studi yang digunakan agar dapat menentukan kemungkinan masalah dengan pinjaman. Berdasarkan hasil tersebut, kita dapat melihat benarkah bisnis klien ini layak, dapat dipublikasikan (hasil bisnis dapat terealisasikan di pusat perbelanjaan) dan menguntungkan bagi pemilik dan apakah dapat dilunasi tepat waktu.
Sistem ini sering kali disebut seni karena:
  • Bukan Sekedar Analisis Akademik
  • Ramalan untuk masa depan, penuh ketidakpastian.
  • Identifikasi karakter seseorang
  • Pilih alternatif

5 Karakter Analisis Kredit

Simbol
Tidak diindikasikan bahwa hal ia memiliki suatu niat buruk, kemauan serta kewajiban agar dapat membayar sebuah pinjaman sampai mereka dibayar penuh, dapat dipercaya dan atas dasar kerja sama. Tujuan menggunakan fasilitas ini jelas akan sesuai dengan kebutuhan, dan bukan untuk spekulasi.
Perhatikan sifat keterbukaan serta kejujuran suatu pelanggan akan potensial yang ada dalam penyediaan data informasi, kita perhatikan gerak dari konsumen dalam mengundang pekerja survei untuk memasuki rumah.
  • Perhatikan sikap dan cara berbicara kita kepada klien akan potensialnya selama wawancara, terlepas dari hal itu apakah mereka gugup, selalu melihat ke arah lain atau gugup ketika menjawab pertanyaan.
  • Konsumen di masa depan dapat terkenal di suatu lingkungan. Dapatkan sebuah informasi dari tetangga dan RT setempat mengenai tentang alokasi pelanggan, kebiasaan dan hobi pelanggan tersebut.
  • Keseriusan konsumen dalam suatu hal agar mendapatkan sebuah pinjaman.
  • Pemeriksaan apakah konsumen dapat membayar tagihan listrik, telepon serta pajak kendaraan tepat waktu.
  • Periksa apakah pelanggan suka perbuatan yang melangar hukum.
Memiliki suatu penghasilan yang lebih dan stabil agar dapat membayar cicilan perbulan hingga pada jangka waktu pinjaman akhir. Pengusaha harus dapat mengelola bisnis mereka tersebut.
Kapasitas
Ada sejumlah poin yang harus dipertimbangkan dalam analisis kapasitas, yakni:
A) Konsumen bagi karyawan
  • Berapa banyak karyawan yang bekerja untuk klien?
  • Melihat apakah perusahaan benar-benar pekerjaan konsumen?
  • Sudah berapa lama klien berproduksi untuk konsumen?
  • Berapa kapasitas produksi perusahaan di tempat kerja konsumen?
  • Pejabat pemerintah, lembaga / departemen
  • Hasil pedapatanya?
  • Bagaimana posisi jabatan konsumen?
  • Berapa lama bersama perusahaan?
B) Konsumen sebagai wiraswasta 
  • Lihat apakah konsumen potensial, agar dapat secara legal mewakili diri mereka sendiri dan struktur bisnis mereka.
  • Memantau sistem kinerja sebuah pelanggan dapatkah terlihat dari bisnis mereka gagal atau terus berkembang seiring waktu.
  • Lihat laporan keuangan operasi saat ini, rekening tabungan, faktur pembelian, penjualan, perintah kerja, atau konfirmasi transaksi lainnya sesuai dengan bisnis konsumen.
  • Cari tahu sejauh manakah pelanggan tersebut dapat mengelola bisnis mereka (manufaktur, keuangan, dan pemasaran).
Kapital
Ketersediaan dana yang cukup agar dapat memprediksi suatu keadaan darurat, misalnya: anak-anak pergi ke sekolah, Kelahiran istri, sakit, dll. Bagi pengusaha, kita harus ada cukup aset dan modal untuk mendapatkan dan mendukung kelancaran operasi bisnis dan modal dalam menghadapi periode sepian.
Berikut adalah beberapa cara untuk menganalisis modal pelanggan potensial:
A) Karyawan
  • Status Kepemilikan Rumah: Kepemilikan, Sewa, Kredit, Asrama, Resmi.
  • Perkiraan harga dapat dilihat dari NJOP di PBB sesuai dengan luas tanah dan bangunan.
  • Lokasi rumah, apakah di daerah kumuh, sederhana atau mewah
  • Rekening tabungan dan deposito
  • Kendaraan sendiri, kecuali untuk keuangan, dibiayai
  • Aset Rumah.
B) pengusaha
  • Periksa saldo akun, rekening tabungan dan sekuritas lainnya.
  • Kendaraan yang didanai
  • Pabrik mesin dan peralatan
  • Tanah, toko, bengkel dan properti, pabrik dan peralatan.
  • Memiliki aset yang cukup untuk mengelola bisnis Anda.
  • Jumlah utang baik untuk pinjaman modal kerja atau untuk pembelian aset tetap.
  • Analisis: kinerja keuangan dan aktivitas akun.
  • Apakah kapten memiliki modal kerja yang cukup untuk berbisnis.
  • Pemberi pinjaman lain tidak memiliki masalah, tidak ada ancaman likuidasi, tidak ada kebangkrutan.
Colateral
Jaminan yang memadai agar dapat mengantisipasi, dikarnakan jika tunggakan timbul. Apakah unit ini didanai dengan bunga besar? Analisis ini dibutuhkan jika konsumen secara finansial tidak memadai, tetapi memiliki karakteristik yang baik, dengan jaminan ataupun unit yang paling tidak sepadan dengan dana nominal. Kekhawatiran tentang analisis suatu agunan.
Ketentuan
Ini merupakan sebuah faktor eksternal, yang mencakup seluruh stabilitas dan kontinuitas tempat kerja dan area bisnis yang ditempati, prospek bisnis yang bagus dan tidak bertentangan oleh standar undang-undang dasar negara, suatu kondisi ekonomi. Kondisi ini juga akan dinilai sesuai berdasarkan tempat tinggal, yang terdiri dalam kategori pelanggaran dan tidak dapat dibagikan ke wilayah yang Blaclist atau tidak.

3. Contoh Analisis Swot

Analisis Swot Adalah metode perencanaan strategis yang berguna untuk menilai kekuatan dan kelemahan, peluang dan ancaman yang ada di perusahaan.

Memahami analisis SWOT adalah metode rancangan strategis untuk menilai faktor-faktor yang mempengaruhi dalam mencapai tujuan, yaitu kekuatan dan kelemahan, peluang dan ancaman, baik tujuan jangka pendek dan jangka panjang.
Tujuan dari metode analisis ini adalah untuk menggambarkan situasi dan keadaan, dan bukan alat analitis yang dapat memberikan solusi untuk suatu masalah.
Analisis SWOT memainkan peran penting dalam bisnis, karena bertujuan menentukan situasi dan kondisi di perusahaan dari sudut pandang SWOT (kekuatan dan kelemahan, peluang, ancaman). Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci pentingnya analisis SWOT dan keuntungannya dalam bisnis.

Cara Membuat Analisis Swot

Ada beberapa hal yang harus kita ketahui tentang analisis SWOT sebelum kita memperhitungkan nya yaitu faktor external dan internalnya.
Ada dua langkah utama yang dapat diambil untuk melakukan analisis SWOT, yakni:
  • Pertama, jelaskan empat komponen utama dari analisis SWOT (kekuatan dan kelemahan, peluang dan risiko).
  • Kedua, setelah menggambarkan empat faktor, langkah membangun strategi analisis swot
Kami akan menjelaskan 4 elemen analisis SWOT.
Jika kita ingin melakukan analisis SWOT, maka kita perlu membuat daftar pertanyaan yang akan kami jawab yaitu :
Kekuatan
  • Apa kekuatan dari usaha yang di bangun?
  • Apa yang membuat usaha menjadi menarik?
  • Bagaimana cara perusahaan kami mencapai pemasaran?
  • Apa yang dilihat atau dirasakan konsumen sebagai keuntungan?
Kelemahan
  • Apa yang harus kita tingkatkan di usaha ini?
  • Apa yang harus dihindari dalam mengembangkan usaha?
  • saran pelanggan sebagai kelemahan dalam perusahaan?
  • Apa yang dilakukan pesaing kita untuk menjadikan mereka lebih baik daripada usaha yang kita jalankan?
Kemungkinan
  • Peluang apa yang kita lihat?
  • Kecenderungan perkembangan apa yang sesuai dengan perusahaan atau organisasi kita?
Ancaman
  • Kendala apa yang kita hadapi sekarang?
  • Apa yang dilakukan pesaing di perusahaan atau organisasi kita?
  • Pembangunan usaha apa yang dapat menggoyang usaha yang sedang kita bangun?
  • Apakah ada perubahan dalam peraturan pemerintah yang mengancam pengembangan perusahaan atau organisasi kita?

4. Analisis Data

Pengertian analisis data adalah proses atau upaya untuk mentransformasikan data menjadi informasi baru sehingga karakteristik data menjadi lebih mudah dipahami dan berguna untuk menyelesaikan masalah, terutama yang terkait dengan penelitian.
Analisis data juga dapat didefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk mengubah data hasil penelitian menjadi informasi yang baru dan dapat digunakan dalam kesimpulan.
Secara umum, tujuan analisis data adalah untuk menjelaskan data dengan cara yang lebih mudah dipahami dan kemudian menarik kesimpulannya. Kesimpulan dari analisis data diperoleh dari contoh, yang biasanya dilakukan atas dasar pengujian.

Contoh Teknik Analisis Data

Saat menulis teknik pengumpulan data, kita harus menempatkan sebuah karya ilmiah pada bab 3, apakah itu tesis, karya ilmiah, tesis, atau laporan penelitian. Hal ini disebabkan oleh alasan dengan metode penelitian yang digunakan.
Saat menulis sejumlah langkah, metode analisis data kuantitatif, yang dalam hal ini tidak dapat dipisahkan dari sejumlah metode yang dapat digunakan, misalnya saat menentukan sampel penelitian sesuai dengan bagian yang ada.
Dalam menulis setelah metode pengumpulan serangkaian data, ini juga berlaku untuk masing-masing model karya ilmiah, misalnya, dalam penyusunan abstrak dan proposal penelitian.
Ketika melakukan hal ini wajib dilandaskan pada prosedur dan langkah-langkah tertentu. Berikut ini adalah beberapa langkah langkah nya :
  • Tahap pencobaan, yakni pencobaan proses data kualitas , baik dari segi keandalan maupun reliabilitas alat penyatuan bahan.
  • Tahap deskripsi data adalah proses menyusun bahan dan menyajikannya dalam frekuensi bentuk tabel atau diagram dengan ukuran yang berbeda dari kecenderungan pusat dan ukuran varians. Tujuannya adalah untuk memahami karakteristik data sampel dari penelitian ini.
  • Tahap pengujian hipotesis, yaitu proses memeriksa proposal, apakah itu dapat diterima atau ditolak, apakah masuk akal atau tidak. Berdasarkan langkah ini, kesimpulan atau keputusan akan dibuat kemudian.
  • Pengumpulan bahan, tahap awal dari kegiatan analis adalah pengumpulan bahan untuk analisis.
  • Fase penyuntingan, yaitu proses pengecekan kejelasan dan kelengkapan yang terkait dengan pengisian alat pengumpulan data.
  • Tahap pengkodean, yang merupakan proses mengidentifikasi dan mengklasifikasikan semua operator yang ada di alat pengumpulan data, berdasarkan variabel yang sedang dipelajari.
LihatTutupKomentar
CopyAMP code